Sanggar Supraba Eka Dutha

Visi dan Misi

       Visi Menjadi Salah Satu Sanggar Yang Memberikan Kontribusi Terhadap Kelestarian Keseniaan Khususnya Seni Tari Baik di Dalam Tari Tradisi, Etnik dan Kontemporer Serta Menumbuhkan Minat dan Kecintaan Generasi Muda Bali Serta Ikut Terjun Sebagai Praktisi Seni Tari di Bali Kedepannya.
        Misi Mengembangkan Seni Khususnya Tari Baik di Dalam Tari Tradisi, Etnik dan Kontemporer Serta Turut Berpartisipasi Dalam Kegiatan Kemasyarakatan Seperti Panca Yadnya Atau Pujawali Oleh Sanggar Tari Supraba Eka Dutha di Lingkungan Setempat Hingga Kota.
Pendirian dan pembentukan Sanggar Tari Supraba Eka Dutha berawal dari program pelestarian kegiatan seni yang diadakan di Banjar Pagan Kelod sebagai penunjang dan pendukung sarana upacara adat yang selalu diselenggarakan di pura areal banjar. Pada saat itu muncul ide dari pemuda-pemudi yang menjabat untuk membentuk sebuah sekaa tari Banjar Pagan Kelod pada tahun 2000. Kemudian dilaksanakanlah pencarian dan pembentukan anggota sekaa tari yang wajib diikuti oleh semua anak-anak yang berumur 5 tahun sampai 18 tahun dan berasal dari Banjar Pagan Kelod. Pada waktu itu, Putu Eka Juliana dipercayai sebagai salah satu pengurus sekaa tari Banjar Pagan Kelod yang jumlah anggota atau anak didik mencapai 50 orang. Beberapa bulan berjalan program tersebut mengalami kendala sehingga membuat jumlah pengurus mulai berkurang. Melihat minat anak-anak sangat tinggi untuk latihan menari serta didukung oleh orang tua, membuat Putu Eka Juliana selaku pengurus memiliki ide untuk mengajar menari di rumahnya yang bertempat tinggal di jalan Plawa, Gg XV, No. 15 Banjar Pagan Kelod, Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur. Putu Eka Juliana mengajak sisa anak-anak yang mengikuti latihan menari di Banjar Pagan Kelod untuk melaksanakan latihan menari di rumahnya. Lahan kosong berukuran 4x8 meter sebagai tempat latihan saat itu dengan sarana prasarana yang bisa dikatakan kurang memadai. Hal tersebut tidak membuat Putu Eka Juliana serta anak-anak mengurangi minat untuk latihan menari bahkan jumlah anak-anak semakin banyak dan terdapat juga anak-anak yang berasal dari luar Banjar Pagan Kelod yang ikut bergabung dalam latihan menari, pada saat Putu Eka Juliana menggunakan sistem ngayah (mengabdi dengan tulus ikhlas). Melihat jumlah anak-anak yang begitu banyak serta sarana dan prasarana kurang memadai membuat Putu Eka Juliana memiliki ide untuk membuka sanggar tari agar segala masalah dapat diatasi dengan baik dan pada tahun 2001 berdirilah sanggar tari yang bernama Sanggar Tari Supraba Eka Dutha dengan jumlah anak-anak sekitar 60 orang dan diketuai oleh Putu Eka Juliana sekaligus menjadi pelatih tari. Mulailah tempat latihan tersebut dibenahi demi kenyamanan anak-anak sehingga anak-anakpun mulai terlibat dalam pentas-pentas ngayah di beberapa pura. Pada tahun 2004 Sanggar Tari Supraba Eka Dutha telah mendaftarkan diri sebagai salah satu sanggar tari resmi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar sehingga Sanggar Tari Supraba Eka Dutha mendapat perhatian dari pemerintah Kota Denpasar serta ikut berperan aktif dalam pelestarian seni budaya salah satunya untuk meningkatkan strada bakti (yadnya) kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/ Tuhan Yang Maha Esa dan pengabdian kepada masyarakat. Sanggar Supraba Eka Dutha berupaya untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas pada seni tari khususnya, mengingat pengaruh/ arus seni budaya yang bersifat global telah masuk kecelah-celah kehidupan seni budaya Bali. Sanggar Tari Supraba Eka Dutha, Kota Denpasar juga memberikan jasa dalam hal pembuatan dan penyewaan kostum tari, pendukung tari dalam video klip dan menciptakan tari.

PROFIL SANGGAR TARI SUPRABA EKA DUTHA
1. Nama Sanggar : Sanggar Tari Supraba Eka Dutha
2. Alamat : a. Jalan : Jalan Plawa, Gg. XV No. 15, Sumerta Kauh, Denpasar Timur
 b. Kelurahan : Sumerta Kauh
c. Kecamatan : Denpasar Timur
d. Kabupaten/kota : Denpasar
e. Provinsi : Bali
f. Kode Pos : 80236
g. No. Telp/HP : 08164718568
h. Email : suprabaekadutha12@gmail.com
3. Tahun berdiri : 2001
4. Tahun ditetakan : 2004
5. Susunan pengurus :
a. Ketua : I Putu Eka Juliana, S.Sn.
b. Sekertaris : Putu Agus Ariana, S.Pd.
c. Bendahara : I Made Rianta
d. Anggota : Kadek Septa Sukma Wardani I Kadek Ambara Jaya Keswara Putu Parama Kesawa Putu Ari Sumiasih Putu Rahayu Devita Sari I Kadek Ambara Jaya Keswara Putu Parama Kesawa Putu Rahayu Devita Sari Kadek Diah Pramanasari Putu Sany Astara I Nyoman Tri Juliartha Ni Luh Putu Ayu Viera Agustina Ni Kadek Yunita Dewi Ni Luh Prasanti Ni PutuWidya Lestari Ni Putu Rian Mayuni Ni Wayan Dewi Marhaeni Ni Koming Candra Ni Putu Aninsa Anggarini. Ni Ketut Candra Kristia Lestari Ni Nyoman Andra Kristiana Anak Agung Intan

Komentar